Blog

Home/Blog
Blog2019-05-08T10:06:57+00:00

ATASI STRES PADA AYAM

Selain manusia, hewan juga dapat mengalami stres. Penyebab dari stres pada hewan tentu berbeda, namun sama seperti manusia, stres pada hewan akan menyebabkan efek negatif. Stres pada hewan dapat menyebabkan imunosupresi, mudah terserang penyakit, dan menurunkan performa. Pada hewan, stres berkaitan dengan lingkungan (iklim dan suhu) serta manajemen pemeliharaan. Secara fisiologis, ketika ayam mengalami stres jangka panjang akibat faktor apapun, akan terjadi peningkatan sekresi hormon ACTH (Adrenocorticotropic) oleh kelenjar pituitari di otak. Tingginya kadar hormon ACTH akan menurunkan fungsi metabolisme secara umum, tanpa terkecuali penyerapan kuning telur pada masa day old chick (DOC). Gangguan penyerapan kuning telur pada masa DOC tentunya akan menyebabkan pertumbuhan terhambat. Sisa kuning telur yang lambat terserap juga dapat terkontaminasi dan terinfeksi oleh mikroorganisme, seperti E. coli, yang nantinya akan menyebabkan omphalitis. Selain itu, [...]

HAEMONCHUS CONTORTUS, CACING LAMBUNG PENYEBAB ANEMIA

Perfoma produksi domba dan kambing salah satunya ditentukan oleh kuantitas dan kualitas pakan yang diberikan. Rumput atau hijauan merupakan sumber serat yang dibutuhkan oleh ternak ruminansia seperti domba dan kambing. Seringkali, terdapat larva Haemonchus contortus yang merupakan salah satu parasit cacing di rumput ini. Parasit ini sangat merugikan peternak karena cacing ini dapat berkembang biak di abomasum domba dan kambing dan menyebabkan anemia, defisiensi kalsium dan fosfat, bahkan kematian terutama pada ternak muda. Penampakan mikroskopis perbesaran 10x10 telur dan larva cacing Haemonchus contortus dan telur koksidia (Sumber: Infovet) Larva Haemonchus contortus yang seringkali terdapat pada rumput merupakan larva stadium tiga (L3s). Larva L3s ini kemudian dapat masuk ke abomasum domba atau kambing saat rumput yang terdapat larva ini termakan oleh ternak. Di dalam abomasum, larva ini [...]

PENTINGNYA AIR PADA PETERNAKAN AYAM

Umumnya peternak ayam hanya memperhatikan pakan, padahal air juga sangat penting keberadaannya bagi ayam. Air merupakan unsur yang tidak tergantikan dalam kehidupan, sehingga kualitas dan kuantitasnya tidak boleh diabaikan. Baik asupan pakan dan air, keduanya akan sangat mempengaruhi performa hewan. Selain mempengaruhi performa, air juga mempengaruhi anatomi, fisiologi, dan sistem imun/kekebalan dari hewan tersebut. Air memiliki berbagai fungsi pada tubuh. Fungsi air dalam tubuh antara lain membantu transfer nutrisi antar sel, mengeluarkan bahan-bahan yang bersifat racun bagi tubuh, mengatur suhu tubuh, dan berpartisipasi aktif dalam proses reaksi biokimia dalam tubuh. Kebutuhan air pada hewan dapat didapatkan dari tiga sumber. Pertama, air yang berasal dari air minum yang diminum hewan tersebut. Kedua, air yang berasal dari bahan makanan, seperti beras jagung yang memiliki kandungan air 12-14 %. [...]

GANGGUAN PRODUKSI TELUR PADA AYAM LAYER

Prospek ayam ras petelur (layer) di Indonesia sangat baik, hal tersebut karena ayam layer tergolong dalam nilai investasi dalam jangka panjang. Telur yang dihasilkan dari ayam layer dapat berjumlah hingga 320 butir/perekor sampai pemeliharaan 72 minggu. Proses pembentukan telur berlangsung selama 23-26 jam, yaitu dari proses pembentukan kuning telur (yolk) hingga terbentuknya telur yang siap di keluarkan dari tubuh. Telur yang tidak dibuahi melalui perkawinan (sexual intercourse) bersifat infertil (tidak dibuahi), sehingga tidak dapat ditetaskan menjadi anak ayam (DOC). Sebaliknya, telur yang dibuahi bisa bersifat fertil dan dapat ditetaskan. Penurunan produksi telur tentu kan merugikan peternak ayam layer. Selain penurunan produksi, kerusakan seperti kerabang telur rapuh, telur tidak bulat atau pipih, warna kerabang pucat, telur mudah pecah, dan albumin sangat encer juga akan merugikan peternak. Terjadinya [...]

PROGRAM KESEHATAN UNTUK AYAM LAYER

Pemeliharaan ayam layer berbeda dari ayam kampung biasa. Ayam layer lebih sensitif terhadap suhu sehingga manajemen pemeliharaannya harus lebih diperhatikan. Sebelum DOC masuk, kandang harus dibersihkan dan didisinfeksi terlebih dahulu. Suhu juga sebaiknya berada pada 34-36 derajat celcius sehari sebelum DOC masuk kandang. Selain itu, pakan dan minum ayam juga harus diperhatikan. Pastikan tempat pakan ayam berada ditempat terang selama 20-22 jam perhari untuk minggu pertama. Hal ini bertujuan untuk menarik ayam untuk makan. Kemudian, tempat minum ayam harus selalu penuh agar mendorong ayam untuk minum. Apabila menggunakan nipple drinker, pastikan tekanan air dikurangi agar ayam bisa melihat tetes air. Manajemen pada 17 minggu awal pemeliharaan merupakan tahap yang kritis. Manajeman yang baik pada masa ini akan memaksimalkan performa ayam saat bertelur. Pemeliharaan ayam sebaiknya tidak [...]

JUMLAH DAN TEMPAT PAKAN DAN MINUM YANG IDEAL PADA AYAM BROILER

Sejalan dengan semakin meningkatnya permintaan daging ayam dan meluasnya usaha kuliner berbahan daging ayam, usaha ayam pedaging atau broiler di dalam negeri terus meningkat. Peternak ayam broiler dituntut untuk menyediakan ayam broiler hidup yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal) sehingga manajemen yang dilakukan pun harus baik dan sesuai. Salah satu unsur manajemen perkandangan yang sering terlupakan adalah penyediaan tempat pakan dan minum sesuai dengan populasi dan kepadatan (density) ternak yang dipelihara. Tempat pakan dan minum yang tidak sesuai dengan populasi ayam yang dipelihara akan mengakibatkan terjadinya saling berebut antara masing-masing ternak (kompetisi). Perebutan pakan ini akan berdampak pada keseragaman bobot badan ayam. Ayam yang mendapat pakan yang cukup akan lebih besar dibandingkan yang tidak. Berikut disajikan standar internasional untuk pemeliharaan broiler, baik komersial (budidaya), bibit remaja (breeder pullet) dan bibit produksi [...]

BISNIS DARING PRODUK AYAM DI KALA PSBB

Pandemi Covid-19 telah berimbas pada turunnya penjualan secara langsung produk daging ayam beserta olahannya, terutama saat pemerintah memberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Ruang gerak masyarakat menjadi terbatas dan juga banyak restoran, supermarket, hingga pasar tradisional yang sementara waktu memilih untuk menutup gerainya. Kondisi ini mengakibatkan turunnya permintaan dan ayam tidak terserap pasar sehingga berakhir pada anjloknya harga ayam hidup. “Sedikitnya permintaan ini membuat peternak dan produsen merugi. Bahkan banyak peternak yang memberhentikan kegiatan beternak ayamnya karena, sudah tidak kuat bertahan,” jelas Yusuf Hendrawan Mulia, Komisaris PT Aromaduta Rasaprima (Aroma), perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi makanan asal ternak seperti sosis dan bakso sejak 1980 silam. Akibat pandemi Covid-19 dan PSBB, masyarakat menjadi sulit berpergian. Alhasil, pembelian makanan secara daring atau online menjadi alternatif pilihan masyarakat [...]

MENJELANG MUSIM HUJAN, WASPADA PENYAKIT CORYZA

Kasus penyakit coryza pada musim hujan seringkali meningkat. Mustaqim, pemilik peternakan ayam petelur di Karangayar, Solo mengakui bahwa ayam sangat rentan terserang penyakit di musim hujan menjelang pancaroba, salah satunya coryza. Fase dari penyakit ini biasanya seminggu sebelum “nyekrek” dan positif snot, gejala klinisnya ayam akan lemas dan nafsu makan turun. “Kalau sudah terkena snot biasanya agak sulit juga disembuhkan, apalagi dengan populasi ayam yang cukup banyak biasanya akan muter-muter terus di farm tersebut,” jelasnya. Masa inkubasi coryza antara 1-3 hari dan outbreak berlangsung selama 4-12 minggu pada ayam petelur atau 6-14 hari pada ayam pedaging. Di lapangan, kasus coryza bisa terjadi tunggal maupun disertai dengan penyakit lain. Beberapa penyakit yang sering disertai antara lain CRD, colibacillosis, kolera, ND, IB, ILT, atau pox. Peternak perlu mewaspadai [...]

SOLUSI MASALAH CACING PITA PADA AYAM LAYER

Cacing yang sering ditemukan pada saluran pencernaan ayam adalah cacing gilig (nematoda) dan cacing pita (cestoda). Kecacingan lebih sering terjadi di ayam layer karena siklus hidup cacing cukup panjang. Gejala klinis kecacingan tidak ujug-ujug muncul setelah ditemukannya cacing di saluran pencernaan seperti kasus infeksi virus atau bakteri. Salah satu masalah yang dihadapi peternak adalah infestasi cacing pita yang sering terjadi pada ayam layer. Cacing pita yang sering ditemukan pada ayam layer adalah Davainea sp., dan Raillietina sp. Walau jarang menimbulkan kematian, kecacingan pada ayam khususnya cacing pita menimbulkan kerugian yang besar. Cacing pita menyerap sari-sari makanan di saluran pencernaan ayam sehingga mengganggu pertumbuhan dan produksi ayam. Cacing pita juga dapat merusak dinding dalam usus karena memiliki kait untuk menempel di dinding usus. Jika jumlah cacing yang [...]

COVID BELUM BERAKHIR, ANTRAKS MUNCUL DI GORONTALO

Indonesia harus menghadapi antraks saat masih melawan COVID-19. Kasus antraks pada manusia ditemukan di Kabupaten Gorontalo. Sebanyak 11 orang mengalami luka melepuh di kulitnya yang disebabkan kontak dengan hewan yang mati mendadak karena antraks. Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo mendapat laporan dugaan antraks pada 30 Mei 2020. Menurut keterangan warga, pada tanggal 28 Mei 2020 terdapat 8 sapi yang disembelih, 1 diantaranya mati mendadak, pemiliknya langsung menyembelih sapi tersebut kemudian membagikannya ke warga sekitar. Sapi tersebut berasal dari Desa Daenaa, sebanyak 5 ekor dan dari Dusun Marisan dan 3 ekor dari Dusun Ponelo. Orang yang mengalami gejala antraks awalnya sebanyak 6 orang kemudian bertambah menjadi 11 orang. Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo menelusuri siapa saja yang mengkonsumsi daging sapi yang mati mendadak. Dari temuan tim investigator, [...]

KONSUMSI DAGING DAN TELUR AYAM MENULARKAN COVID-19? CEK FAKTANYA

Pandemik baru, Corona Virus Disease-19 (COVID-19) telah menyerang seluruh dunia sejak kasus pertamanya pada Desember 2019 di Cina. Sampai artikel ini ditulis (2 April 2020 jam 12.00 WIB) kasus positif COVID-19 di Indonesia sudah mencapai  1.790 orang, sebanyak 112 sembuh, dan 170 meninggal (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia). Jumlah ini kian meningkat dari hari ke hari. Hal ini tentu saja akan menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Keadaan ini diperparah dengan adanya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang menebar berita bohong (hoaks) tentang COVID-19. Salah satu berita hoaks menyebutkan jika konsumsi daging dan telur ayam dapat menularkan COVID-19. Benarkah? Tentu saja tidak. Apa alasannya? Mari kita simak bersama. Hoaks tentang ditemukanya virus Corona pada ayam Sumber: Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia   Dikutip dari Artikel Canadian Poultry Magazine [...]

Kementerian Perdagangan Larang Hewan Hidup dari Cina Masuk ke RI

Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI merilis daftar impor hewan hidup asal Cina yang sementara dilarang masuk ke Indonesia untuk mengantisipasi penyebaran wabah Virus Corona. Larangan tersebut berlaku setelah dikeluarkannya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 10 tahun 2020 tentang larangan sementara impor binatang hidup dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT/Cina) yang berlaku efektif sejak 7 Februari 2020. Sekertaris Jenderal Kemendag Oke Nurwan mengatakan jika ikan tidak termasuk pada daftar pelarangan sementara hewan hidup asal Cina karena menurut WHO, ikan tidak digolongkan sebagai hewan carrier (pembawa) Virus Corona. Permendag No. 10 tahun 2020 muncul karena adanya WHO telah menyatakan wabah Virus Corona sebagai darurat kesehatan publik yang menjadi perhatian internasional. Pihaknya menambahkan, pemerintah perlu mengambil langkah untuk melindungi kesehatan masyarakat dan penyebaran Virus Corona di wilayah NKRI. Aturan ini diresmikan [...]

Bali Konfirmasi Wabah African Swine Fever

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Ida Bagus Wisnuwardhana mengkonfirmasi kematian 808 ekor babi di Bali semenjak akhir Desember 2019 hingga 27 Januari 2020 disebabkan oleh African Swine Fever (ASF) setelah dilakukan uji laboratorium pada hari Rabu 5 Februari 2020. Beliau menuturkan jika penyakit ini muncul akibat babi diberikan makanan sisa hotel yang belum dimasak dengan baik. Babi yang mati ditemukan di Denpasar, Badung, Tabanan, Gianyar, dan Klungkung. Temuan ini membuat Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali mengambil tindakan cepat, salah satunya sosialisasi kepada masyarakt di semua wilayah Provinsi Bali agar wabah tidak meluas. Masyarakat dihimbau untuk mencegah kontak langsung antara babi sakit dan babi sehat, melakukan karantina pada babi baru sebelum dimasukan ke peternakan (apalagi yang berasal dari luar daerah), dan mencegah [...]

ANCAMAN ANTRAKS DI GUNUNGKIDUL

Antraks merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis. Bakteri ini akan membentuk pertahanan diri berupa spora jika keluar dari tubuh inangnya. Spora bakteri antraks sangat tahan dengan cekaman lingkungan, bahkan dapat bertahan puluhan tahun di lingkungan. Faktor inilah yang menyebabkan wabah antraks sukar dieliminasi. Yang lebih mencemaskan lagi, bakteri ini tidak hanya dapat menginfeksi hewan mamalia seperti sapi, kambing, atau domba tetapi dapat juga menyerang manusia (penyakit zoonosis). Beberapa daerah endemis antraks di Indonesia meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, NTT, Sumatra Barat, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, Sulawesi Tenggara, dan DKI Jakarta. Seperti dikutip di halaman liputan6.com (https://www.liputan6.com/health/read/2834119/rekam-jejak-kasus-antraks-di-indonesia). Bakteri Bacillus anthracis Sumber: cdc.gov Awal tahun ini Kabupaten Gunung Kidul, DIY dihebohkan dengan kasus sapi mati mendadak yang diduga disebabkan oleh antraks. Sedikitnya terdapat 9 ternak [...]

CRD, Tahun Baru Ancaman Lama

Tahun 2019 bisa dibilang tahun yang “keras” bagi pelaku usaha di bidang perunggasan. Selain dihadapkan dengan tantangan pelarangan AGP, pelaku usaha juga dihadapkan dengan harga ayam hidup (live bird) yang sering berada di bawah HPP (harga pokok produksi). Belum lagi permasalahan penyakit unggas yang tidak pernah absen setiap tahunnya. Tren penyakit unggas di tahun 2019 didominasi oleh penyakit saluran pernafasan dan pencernaan. Salah satu penyakit unggas dengan kejadian terbanyak di tahun 2019 dan diprediksi akan tetap jaya di tahun 2020 adalah CRD (Chronic Respiratory Disease). Kejadian CRD di tahun 2019 mencapai 13% dari total kejadian penyakit yang terjadi selama tahun 2019. CRD atau yang disebut juga Mycoplasmosis disebabkan karena bakteri Mycoplasma gallisepticum. Bakteri menyerang sistem pernafasan unggas dengan cara menempel di silia organ pernafasan kemudian melepaskan [...]